Tips Perjalanan Selama Bulan Puasa Untuk Pelancong Muslim

Travelling memang menyenangkan, tapi bisa juga menjadi aktivitas yang sangat melelahkan, lho! Padahal, saat Anda tidak berpuasa, aktivitas jalan-jalan dan liburan ke tempat baru bisa membuat Anda lelah lahir dan batin.

Meski demikian, bukan berarti kegiatan jalan-jalan dan liburan tidak bisa dilakukan saat memasuki bulan Ramadhan. Jika kamu mengetahui cara yang tepat untuk mengakali setiap kendala dan potensi masalah, liburan dan trip selama bulan Ramadhan bisa sangat seru dan mengasyikkan, kok!

Di bawah ini adalah enam tips perjalanan selama bulan puasa bagi umat Islam yang ingin tetap bepergian dan berlibur di bulan Ramadhan. Lihat, ya!

Tentukan waktu yang tepat

Waktu adalah momen terpenting yang harus diperhatikan saat ingin jalan-jalan di bulan puasa. Setiap wisatawan muslim pasti tahu kapan waktunya sahur, puasa hingga berbuka puasa.

Khusus untuk memilih waktu perjalanan melalui udara, wisatawan Muslim sangat disarankan untuk memilih jadwal penerbangan antara setelah Imsak dan sebelum berbuka puasa. Dengan demikian, Anda tidak perlu sahur atau istirahat di pesawat.


Jangan lewatkan makan

Berwisata dan berlibur ke tempat baru, atau ke tempat favorit Anda pasti menguras tenaga. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak melewatkan waktu makan. Pasalnya, hanya saat itulah Anda bisa mempersiapkan tenaga untuk aktivitas liburan Anda di siang hari.

Mempersiapkan sahur juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Pastikan Anda sudah memiliki bekal makan sahur sebelum waktu istirahat malam tiba. Mie instan atau makanan lain yang kaya protein dan karbohidrat kompleks bisa Anda dapatkan di supermarket atau minimarket di sekitar Anda. Buah, yogurt, dan camilan penambah energi bisa menjadi pilihan bagus untuk dipertimbangkan.

Selalu siap dengan perbekalan makanan

Bekal makanan? Saat berpuasa? Nah, penting untuk menyiapkan bekal makanan, apalagi saat menghadapi penundaan keberangkatan atau kemacetan lalu lintas. Keadaan ini dapat memaksa Anda (terutama para pelancong Muslim) untuk berbuka atau bahkan sahur di jalan. Maka dari itu, tidak ada ruginya memiliki biskuit, roti atau snack mengenyangkan lainnya, dan tentunya air putih, sebagai pendamping travelling Anda.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label